MAHASISWA KKN IK IAIN KUDUS MENGIKUTI KEGIATAN TRADISI PEMBACAAN AL – QUR’AN SEBAGAI BENTUK WIRID SANTRI TARBIYATUL MUTA’ALIMIN TAMBAKROMO

Al-Qur’an adalah mukjizat terakhir dan teragung yang keotentikannya dipelihara langsung oleh Allah Swt. Oleh karena itu, Al-Qur’an terus dikaji dan dijadikan pedoman umat Islam. Berbagai interaksi pun dilakukan secara individu ataupun kelompok. Diantaranya, ada sebagian yang hanya mempelajari seputar redaksinya saja dan ada juga yang mengaplikasikan Al-Qur’an langsung dalam kehidupannya atau disebut dengan Living Qur’an. Salah satu contoh Living Qur’an adalah Tradisi Mujahadah Pembacaan Al-Qur’an Sebagai Wirid di Pondok Pesantren Tarbiyatul muta’alimin Tambakromo Kabupaten Pati.

Mahasiswa mengkaji bagaimana tradisi mujahadah yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Tarbiyatul muta’alimin Tambakromo dan bagaimana pengalaman pelaku mujahadah saat itu. Sehingga menjadi salah satu rumusan dalam bentuk cinta santri terhadap Al Qur’an. Dengan kegiatan itu, kami mengetahui tradisi mujahadah secara runtut di Pondok Tarbiyatul Muta’alimin Tambakromo. Kemudian, kami juga mengetahui pengalaman yang dirasakan oleh orang yang mengamalkan mujahadah secara langsung. Adapun manfaat yang kita alami secara langsung. Seperti, hati kita merasa tenang dan nyaman saat bermujahadah. Sehingga, suasananya sejuk dan sunyi di lokasi pembacaan mujahadah Al-Qur’an tersebut.

About tambakromo 20 Articles
Pelayanan Publik

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan