NGAJI BARENG “KITAB SALAF” RUTINAN MALAM SELASA BERSAMA PARA ULAMA DESA TAMBAKROMO

Mengaji harus ada dasarnya seperti Al-Qur’an, Hadist, dan Kitab Salaf, misalnya ngaji tentang fiqih harus pakai kitab fiqih atau ngaji tentang tafsir harus pakai kitab tafsir. Pentingnya mengaji pakai kitab, agar manusia tidak seenaknya mengutip ayat Alquran dan Hadist, apalagi kesimpulan hukumnya bisa ditarik kesana kemari seperti karet yang melar.

Ustaz Ahmad Sarwat Lc dalam buku berjudul ‘Ngaji Pakai Kitab’ terbitan Rumah Fikih Publishing menjelaskan bahwa ngaji harus ada kitabnya. Ia juga menjelaskan tentang kitab kuning.

Di desa Tambakromo tepatnya di Masjid Baitussalam Tambakromo, setiap malam selasa, ada kegiatan mengaji kitab kuning oleh ulama/kyai desa tersebut. Beliau-beliau bernama KH. Fatah Yusuf, Kyai Musthofa Afif, dan Kyai Suhaimin. Beliau mengaji secara bergiliran pada malam selasa setiap pekan. Alhamdulillah, jama’ah masjid, ta’mir, dan Irmas selalu menghadiri kegiatan mengaji tersebut.

Ada beberapa kitab yang dingajikan :

1. Kitab Tasawuf yang disampaikan oleh KH. Fatah Yusuf

2. Kitab Hikam yang disampaikan oleh Kyai. Musthofa Afif

3. Kitab Bulugul Marom yang disampaikan oleh Kyai Suhaimin

Banyak yang kita dapat dalam kegiatan mengaji  tersebut, selain kita menambah ilmu agama, kita juga dapat mempraktikannya langsung sesuai yang disampaikan Romo Yai. Jadi, manfaat kita belajar kitab kuning adalah mengetahui hukum-hukum islam secara mendalam dan juga mengetahui sejarah orang-orang dahulu.

About tambakromo 20 Articles
Pelayanan Publik

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan